Belajar & Berbagi

Dasar Setan

Posting by Adya's 9.28.2010

Anakku sebentar lagi kan datang waktu maghrib kau masuklah kedalam rumah cucilah kakimu ambillah wudhumu ayo kemari dekat dekat ayahmu sambil duduk mari kita lantunkan ayat-ayat suci sambil menanti azan yang berkumandang kita lafazkan zikir
Memuji kemahasucian dan kemahabesaran kepada DIA yang menciptakan semesta ini

lihatlah tuan setan lari tunngang langgang sambil teriak…”wadoow panas-panas I’il be back” gua akan kembali lagi “
ayoo anakku jangan sungkan azan sudah terdengar siapkan khusukmu kita akan segera menemui sang khalik siapkan dirimu kita akan menghadapi tuan setan disegera kembali begitu selesai azan tutup rapat-rapat telingamu,satukan hatimu dengan sang khalik karena tuan setan akan mengaduk-ngaduknya sehingga kau jauh dari ketenangan selaraskan pikiranmu dengan lafaz dan gerakmu Karena tuan setan rela membantu ingatanmu yang terlupa agar kau jauh dari khusukmu
Anakku setelah salam terucap mari kita beristiqfar atas kesalahan dan dosa-dosa kita biarkan tuan setan menangis tersedu-sedu
“Awas selesai kau sholat aku kan menggodamu akan kujerumuskan kau “ancam tuan setan
Katakan pada tuan setan “memang kami takut tuhan kami selalu membukakan pintu ampunan semua rahmat selalu terbuka lebar sebelum nafas kami habis asal kami mau memintanya”..
“Biar – biar kan kalian beribadah tapi akan kucuri waktu kalian dengan mainan dunia akan kulalaikan hati kalian dengan lagu-lagu terbaru, film box office,dan infotaiment seru kan kutayangkan pada saat –saat shalat kalian hingga kalian rela menunda waktu shalat kalian demi menonton info terbaru di televisi” strategi tuan setan
“Ingat anakku matikan tv datangi masjid jika azan berkumandang dan pulanglah sebelum malam dan duduk bersimpuhlah diatas sajadah angkatlah tanganmu memohon perlindungan kepadaNYA dari segala tipuan dunia”
“Dasar setan…ee yang setankan aku” pikir tuan setan
“ segala tipu daya telah kusiapkan antek-antekku telah siap sedia menyiapkan jebakan segala rencana telah kumatangkan tontonan erotis kan kuganti nama dengan seni mengekplorasi gerak,tuntunan kan kujadikan tontonan ajakan kebaikan kan kujadikan sebagai ejekan,..strategi setan lagi

Itu lah sang tuan setan anakku takkan pernah berhenti dengan segala tipu daya nya,dia takkan pernah sedetikpun menhentikan godaan untuk mengajakmu menjadi teman abadinya …..
“ha ha ha terkekeh tuan setan “..sudahlah kau takkan mampu menandingiku,sesekali bersahabatlah,..masih banyak waktu kita bisa bermain-main dulu “penuh rayu tuan setan mengajak..
Tidak-tidak mungkin anakku akan terpengaruh dengan segala bujuk rayumu,..telah kutanamkan Tauhid di Hatinya telah kualiri darahnya dengan kalimah “Laillahaillallah Muhammaddar Rasulallah” setiap tarikan nafasnya adalah zikirullah,kutundukan pandangannya terhadap yang haram kututup telinganya dari nyanyian yang melenakan

“kau takkan berhasil tipu daya ku dan bujuk rayuku akan selalu ada sampai nafas kalian terhenti,..kata tuan setan sambil menghilang dan pergi

Dimana Kau Simpan Alqur'an mu

Posting by Adya's 9.25.2010

Saya tersentak.kutaruh dimana Alqur’an selama ini Tiba-tiba saya merasa harus menemukan Al-Quran milik saya yang entah masih ada atau jangan-jangan sudah kujual bersama kumpulan buku-buku bekas, di mana kutaruh,dimana tanyaku bingung, Saya terus mencari. Di manakah saya menyimpan Al-Quran saya? Saya membongkar isi lemari,ijasah yang kubanggakan pun kubuka kalau-kalau terselip diantaranya ,buku-buku iptek dan sains yang tersusun rapi pun kubuka satu persatu siapa tahu ada Alqu’anku terselip,lemari pakaian ya lemari itu siapa tau ada dibawah lipatan baju….ah tidak juga ada Di manakah Al-Quran saya? Saya mulai resah mencari di mana Al-Quran saya.
Akhirnya saya menyerah. Saya tak menemukan Al-Quran saya di mana-mana di setiap sudut rumah saya!

Saya menangis. Dada saya berguncang. Setan tertawa. “Jadi, mengapa kau mesti mengutuk mereka yang menyia-nyiakan dan merendahkan Al-Quran sementara kau sendiri melakukannya—diam-diam?” katanya sekali lagi. Terasa perih mengaliri dada saya, mendesir gamang ke seluruh persendian tulang

Saya ingat ya ingat gudang belakang dengan bergegas saya bangkit hampir tersungkur, saya berlari menuju gudang belakang, membuka pintunya, lalu menyaksikan tumpukan barang-barang bekas yang usang dan berdebu. Sebuah kotak tersimpan di sudut ruang gudang, saya segera ingat di situlah saya menaruh buku-buku bekas yang sudah tua dan tak terbaca. Seketika saya hamburkan isi kotak itu, membersihkannya dari debu, dan akhirnya… saya mendapatkannya: Al-Quran saya!

Saya menatap Al-Quran saya dengan tatap mata rasa bersalah. Saya mengusap-usapnya, meniupnya, membersihkannya dari debu yang melekat di mushaf tua itu. Kemudian Saya mendekapnya erat-erat—mengingat masa kecil saya belajar mengeja huruf hijaiyyah, menghafal surat Al-Fatihah… “Astagfirullahaladzhim…” ya Rabb ampuni saya yang telah menyia-nyiakan firmanMU, tiba-tiba dada saya bergemuruh, air mata saya menderas

Kalupun mengingat peristiwa pembakaran Alqur’an yang telah membuat marah semua umat Islam didunia tapi kenapa kita sendiri telah menyia-nyiakan …. “Jadi, kenapa kita mesti marah saat ada orang yang membakar dan menginjak-injak Al-Quran?” kemudian setan pun tertawa. “Menggelikan..sekali…” Mengapa kau mesti marah sedangkan kau sendiri tak memperdulikannya selama ini?”
Setan tertawa lepas. “Bakar saja Al-Quranmu!” katanya lagi, “Bukankah ia tak berguna lagi bagimu?” nada bicaranya mengejek
“Jika pendeta yang membakar Al-Quran itu mengatakan bahwa Al-Quran adalah buku yang penuh kebencian, bukankah mereka hanya menilainya dari perilaku yang kalian tunjukkan? Bila mereka mengira Al-Quran hanyalah kitab omong kosong dan Muhammad yang membawanya hanya nabi palsu yang berbohong tentang firman, bukankah itu karena kau kita kalian semua tak pernah sanggup menunjukkan keagungan dan keindahannya? Bahkan menyia-nyiakan…coba-coba kita jelaskan

“Jangankan menunjukkan keindahan dan keagungan Al-Quran, membacanya pun kita tidak Jangankan menaklukkan musuh Tuhan sementara menaklukkan dirimu sendiri pun kita tak sanggup…!! Al-Quran tak pernah mengajarkan permusuhan dan kebencian, Al-Quran tak pernah mengajarkan hal-hal yang buruk, lalu kenapa kau terus-menerus melakukannya? Al-Quran selalu mengajarimu kebaikan, mengapa kau tak pernah mau mengikutinya? jangankan mengikuti petunjuknya, memahami dan membacanya pun kita tidak!
Mengapa kau tak memarahi dirimu sendiri saat kau menyia-nyiakan Al-Quranmu? Ini bukan semata-mata soal pendeta yang membakar Al-Quran, ini bukan semata-mata soal pelecehan terhadap institusi agama kita, ini bukan semata-mata soal permulaan dari sebuah peperangan antar-agama, ini semua tentang kita yang selama ini menyia-nyiakan Al-Quran, tentang kita yang secara laten dan sistematis menyiapkan api dan bensin dari perilaku burukmu untuk menunggu Al-Quran dibakar lidah waktu yang meminjam tangan orang-orang yang membenci agama kita!! Mereka tak akan berani membakar Al-Quran, kitab sucimu itu, kalau saja selama ini kau sanggup menunjukkan nilai-nilai agung yang dibawa Nabimu, nilai-nilai kebaikan yang termaktub dalam teks suci kitab yang difirmankan Tuhanmu! Maka bila kita tak sanggup menggemakan Quran amanat nabi Muhammad ke segala penjuru, tak sanggup menerima cahayanya dengan hatimu,maka jangan salahkan mereka yang berbuat,menghancurkan kita menginjak-injak agama kita,..coba Tanya diri kita dimana Alqur’an selama ini kita simpan..??

“Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Bacalah!”
“Biarkanlah mereka membakar mushaf sebab Al-Quran bukanlah kertas yang bisa mereka bakar. Bacalah Al-Quran hingga suaranya terdengar oleh hatimu, bergema di seluruh ruang kesadaranmu, maka kau tak akan kecewa mendapati mushaf-mushaf yang terbakar atau ayat-ayat yang teronggok di ruangan-ruangan tua berdebu buku. Sebab Al-Qur’an bukanlah mushaf, Al-Quran adalah semesta, nama di luar kata! Maha benar Allah dengan segala firman-Nya.”

(Perisitiwa pembakaran Alqur’an yang dilakukan pengikut Pendeta Terry Jones. Pendeta Bob Old bersumpah melaksanakan aksinya membakar Al-Quran. Bersama Pendeta Danny Allen)

Aku yang tergelatak di lemari-lemari masjid selalu mengharapkan kehadiranmu ,begitu rindunya aku kau sentuh kau dekap erat kunantikan kau buka dan kau alunkan firmanNya setiap tarikan dan hembusan nafasmu mengalunkan merdunya ayat-ayat suci
Siang ini saat kumandang azan zhuhur menggema ku bersiap-siap menanti gapaian tanganmu mengambilku dan membersihkan debu-debu dikulit ku kau usap-usap dan kau cium aku ya sambil menunggu iqomah aku terus menatapmu tapi tau jua kau lihat aku,..bathinku menangis kenapa – kenapa kau sia-siakan aku heii panggilku aku disini,..bacalah aku,.bacalah
Ahh sudahlah muadzin sudah mulai mengumandangkan iqomah tanda bersiap-siap mengerjakan zhuhur senyumku mengambang saat sang Imam mulai melafazkan surah Alfateha ahh hatiku lega ternyata semua masih mengingat firmanNya,dilanjutkan surah waddhuha senangnya hatiku saat kau pun ikut melantunkan dalam hatimu
Tapi rindu terhadap elusan tanganmu tetap saja tak tertahankan aku rindu kau baca disetiap selesai sholatmu,aku rindu saat kau lafazkan disetiap tarikan nafasmu aku rindu,,…
Saat menjelang ashar aku kembali tersenyum mengharap kembali kau datangi aku,tapi berlalu begitu saja,..maghrib… isya..ah barangkali subuh nanti kau berkenan tapi kau pun seperti biasa dalam dengkurmu melewati aku jangankan hendak mendatangiku dilemari masjid sedang aku yang kau simpan didalam lemari jati dikamarmu pun tak kau tengok aku rindu sekali kau baca……begitu rindunya aku kau lantunkan disetiap relung nafasmu,aku yang tertulis segala firman dan semesta alam aku adalah mataharimu penuntun mu tapi kenapa kau tak jua menemuiku,..kenapa aku kau sia-siakan aku bukan hanya kertas tua usang dan berdebu aku adalah semesta ini bacalah aku,.bacalahh akulah yang mengajarkan kebaikan kenapa kau tak mau mengikutiku ahh aku lupa jangankan mengikutiku membaca nyapun kau tidak.
Dengan nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang “Bacalah” maha benar Allah dengan segala FirmanNya

Sajak Buat Anakku

Posting by Adya's

Anakku apa kabarmu dirahim telah kunanti hadirmu disini setiap malam kupanjatkan do,a dan harapku tinggi kau segara hadir menangislah yang keras katakan pada dunia kau telah tiba,.
Anakku jika kelak kau tiba minumlah susu ibumu sebanyak-banyaknya agar kau segera besar,
Anakku ibumu sangat merindukan mu setiap hari kau diperdengarkan surah maryam dengan satu harap kau nanti secantik maryam,jika kau telah lahir nanti menangislah yang keras katakanlah kau adalah sang Annisa sang juara
Jika malam kau haus jangan ragu air susu ibumu yang berlimpah akan selalu ada dan hadir mengusir hausmu dan laparmu,jika kau mau pipis keluarkan jangan ragu biarkan membasahi popok-popokmu tanpa ragu nanti akan kucuci helai demi helai popok mu basahi kasurmu dan katakan esok pada mentari yang tersenyum “semalam aku ngompol keringkan kasurku ya cahaya dunia”
Saat kau mulai belajar tengkurap,berdiri dan mulai dengan tertatih berjalan katakan pada kami “ayah aku sudah besar”kata-kata yang sangat kurindu,serindu kau genggam tanganku dan kau tarik-tarik hendak kau jilati…tapi jangan anakkku tangan ini sangat kotor nanti ayah cuci dulu agar saat kau sentuh jari ini kuman-kuman yang membuat kau diare telah ayah usir jauh
Anakku saat kau besar nanti jangan malas kau mengaji ingin sekali ku dengarkan sedikit-sedikit kau lafazkan huruf hijaiyah dan ingin sekali kudengar kau lantunkan ayat-ayat suci mengalun sangat merdu sekali,..dari mulutmu yaa,,… dari mulutmu yang mungil
Tapi tak apa-apa itu nanti saat kau besar nanti,..anakku kami selalu menantimu segera hadir ya dengan senyum ceria secerah mentari pagi dan sesejuk sang bayu yang menafasi insane-insan didunia ini
Anakku … Menantimu hadir
dari kami orang tua mu

Sajak Wanita Malam

Posting by Adya's

Kepadamu Ya Tuan
Kami yang bergincu merah dan bedak tebal menutup perih yang mengalir setiap nadi darah kami,.setiap saat memanggil tuan untuk sebentar mampir mengisi hati kami dengan senyum-senyum palsu bernohtakan pilu
Batang-demi batang rokok telah kami sulut sembari menanti tuan tiba dan membelikan kami sebotol vodka
Rokmini dan baju tipis menggoda setiap saat kami pakai,terkadang sang bayu dengan nakalnya mengelus kulit paha kami yang kian mengkerut dan dingin yang menusuk –nusuk yang tak lagi kami rasa
Sebotol vodka tak lagi memabukan,selinting ganja tak lagi mensurgakan jika lembaran tak kami dapatkan
Ya tuan kami yang terluka oleh perihnya dunia dan anak-anak kami yang setiap malam merindu dipeluk ibunya sementara kami dipelukan tuan dengan cinta semalam yang palsu
Mata ini telah letih tuan menatap malam-malam dan berjuta harap
Mulut ini sudah terbakar tuan dengan candu dan alcohol yang kami tengak demi senyum dan lembar-lembar yang tuan berikan
Kasur ini tuan sudah tak sudi menerima tubuh ini yang berkeringat dengan tetes nikmat yang menghinakan
Tuan senyum mu dan terbahakmu adalah kebahagiaan kami
kau raja kami semalam tuan datang lagi dan isilah hati kami dengan kepalsuan cinta dan lembar-lembar yang kau beri dan terkumpul adalah sejuta pengharapan
seiring lagu kupu-kupu malam yang menjadi lagu kami
ada yang benci dirinya,ada yang butuh dirinya,ada yang berlutut mencintanya
ada pula yang kejam menyiksa dirinya,ini hidup wanita sikupu-kupu malam berjuang bertaruh seluruh jiwa raga bibir senyum kata halus merayu memanja kepada semua yang datang