Belajar & Berbagi

Update status setan

Posting by Adya's 10.01.2010

Hai ..Jumpa lagi ,..kejutmu aku tersentak benar-benar kaget
Hai ‘ rada kurusan ya” sambungku
Karantina rutin sebulan sahut sang setan acuh tak acuh sembari mengambil laptop diatas meja
“Belom dipasang modem tuh “kataku…
Dengan cekatan sang setan memasang modem ,dial-up online
Situs porno..? tanyaku penuh selidik sebab enggan mendekat malas rasa soalnya teman lama ini nampaknya kusut sekali
“Hmmm…. ‘Itu saja yang keluar dari mulutmu, tanpa ekpresi banget nih batinku
Facebook,twitter update status sebulan vakum kan he he he “candaku mengharap tawa teman lama
Tanpa menoleh sedikitpun dengan ekpresi marah “ Situs muslim ,..”jawab sang setan mendengus perlahan pandangannya tak lepas dari layar monitor
Tangannya serius memutar rol mouse
“Banyak juga..’sambung sang setan “apanya..?’tanyaku sambil garuk-garuk kepala tak mengerti
“Pengunjungnya lihat saja statisticnya” sial ..dengusmu tambah kesal saja
Sebulan dikarantina tambah banyak pekerjaan menumpuk,seandainya aku dikarantina setahun wah bisa hilang pekerjaanku,… terancam “rutuk sang setan
Sembari menutup laptop sang setan bangkit berjalan dan duduk disampingku mengambil micropon dan menyetel Dvd speaker aktif dinyalakannya kencang-kencang tanpa bisa kucegah
“Santai dulu saja dulu broo,..ayo kita bernyanyi ayolah happy dulu masih banyak waktu’’ajakmu sambil melantunkan lirik-lirik lagu
Bila terbesit dihatimu ingin berzinah itu rayuan setan
Bila terbesit dihatimu ingin berjudi itu nyanyian setan


Ehh ..Diam saja ayoo,..sambil tersenyum kuikuti juga setan bernyanyi ….”he he he setan terkekeh kekeh “ melihatku makin serius bernyanyi
“Ganti lagunya ya “katamu sambil tersenyum senang sambil mencari-cari Lagu pada kumpulan Dvd yang berserakan dirak
Dengan cekatan sang setan mengganti lagunya suara musik terdengar kencang sekali tapi sayang aku tak bisa mengikuti lirik-lirik lagunya pikiranku kacau konsentrasiku buyar pandanganku kabur …tuan setan kau dimana telingaku serasa tuli…tawa setan makin keras saja samar-samar kulihat sang setan beranjak pergi lamat-lamat masih kudengar tawanya pergi menjauh ,..sedikit demi pandanganku mulai jelas telingaku mulai mendengar dengan jelas normal kembali
Terdengar alunan lagu
Kenapa e kenapa berzinah itu haram karena e karena itu cara binatang
Kenapa e kenapa berjudi juga haram karena e karena merugikan orang
Kenapa semua yang asyik-asyik itu diharamkan kenapa semua yang enak-enak itu yang dilarang
Na na na na nana nana itulah perangkap setan umpannya ialah bermacam-macam kesenangan

Terbangun aku dari lelapku rupanya tetanggaku sedang asyik menyetel lagu bang Haji Rhoma irama sambil melirik jam didinding Astaqfirullah setengah enam sore aku belum shalat Ashar…!!

Sajadah tahajjud

Posting by Adya's

Pohon - pohon diam membisu dedaunan enggan menari
Serangga malamlah berdecak riuh rendah manyambut
Gelap merayapi, dingin mengiring malam
Syahdu terasa
Sajadah menghampar do’a menengadah
Cita sampaikanlah
Ridho harapan berhujung barokah
Tanbah larut dalam cengkramaMU
Syahdu …makin syahdu
Ingin selalu kucumbui kau malam
Tetes air mata taubatku mengaliri malam berjalan
Pintaku dalam rakaat tahajjud
Nafas-nafas tersengal berhiaskan zikir
Ya Azzawajalla taubatku lalaiku menggunung menjulang
Sampanku sudah mendekati dermaga labuh
Menjumpai asalku
Ya Azzawajjala airmata ini takkan sanggup menatapi Nar_MU
Membakar darah hati
Malam syahdu
Rindu aku rindu
Sampai malam malam penghabisan

lekang oleh waktu

Posting by Adya's

Terik siang merangas
Berjalan tak seiring,dimuka bunda berpayung sendiri
Tertatih jalanmu,terseok merayapi jalanan batu berdebu
Kenapa..?
Dulu kau dan bunda seiring berdampingan
Menahkodai sampan hidup didera gelombang pasang surut
Menantang sang bayu ujian tak bersahabat
Mengucur peluh dikopiah bututmu berlambang
Kenapa tak seiring lagi..
Langkahmu goyah mengejar mentari tersenyum manis merekah
Berjalan tatihmu memburu nafas
Laki-laki tua
Pulang,..

Dasar Setan

Posting by Adya's 9.28.2010

Anakku sebentar lagi kan datang waktu maghrib kau masuklah kedalam rumah cucilah kakimu ambillah wudhumu ayo kemari dekat dekat ayahmu sambil duduk mari kita lantunkan ayat-ayat suci sambil menanti azan yang berkumandang kita lafazkan zikir
Memuji kemahasucian dan kemahabesaran kepada DIA yang menciptakan semesta ini

lihatlah tuan setan lari tunngang langgang sambil teriak…”wadoow panas-panas I’il be back” gua akan kembali lagi “
ayoo anakku jangan sungkan azan sudah terdengar siapkan khusukmu kita akan segera menemui sang khalik siapkan dirimu kita akan menghadapi tuan setan disegera kembali begitu selesai azan tutup rapat-rapat telingamu,satukan hatimu dengan sang khalik karena tuan setan akan mengaduk-ngaduknya sehingga kau jauh dari ketenangan selaraskan pikiranmu dengan lafaz dan gerakmu Karena tuan setan rela membantu ingatanmu yang terlupa agar kau jauh dari khusukmu
Anakku setelah salam terucap mari kita beristiqfar atas kesalahan dan dosa-dosa kita biarkan tuan setan menangis tersedu-sedu
“Awas selesai kau sholat aku kan menggodamu akan kujerumuskan kau “ancam tuan setan
Katakan pada tuan setan “memang kami takut tuhan kami selalu membukakan pintu ampunan semua rahmat selalu terbuka lebar sebelum nafas kami habis asal kami mau memintanya”..
“Biar – biar kan kalian beribadah tapi akan kucuri waktu kalian dengan mainan dunia akan kulalaikan hati kalian dengan lagu-lagu terbaru, film box office,dan infotaiment seru kan kutayangkan pada saat –saat shalat kalian hingga kalian rela menunda waktu shalat kalian demi menonton info terbaru di televisi” strategi tuan setan
“Ingat anakku matikan tv datangi masjid jika azan berkumandang dan pulanglah sebelum malam dan duduk bersimpuhlah diatas sajadah angkatlah tanganmu memohon perlindungan kepadaNYA dari segala tipuan dunia”
“Dasar setan…ee yang setankan aku” pikir tuan setan
“ segala tipu daya telah kusiapkan antek-antekku telah siap sedia menyiapkan jebakan segala rencana telah kumatangkan tontonan erotis kan kuganti nama dengan seni mengekplorasi gerak,tuntunan kan kujadikan tontonan ajakan kebaikan kan kujadikan sebagai ejekan,..strategi setan lagi

Itu lah sang tuan setan anakku takkan pernah berhenti dengan segala tipu daya nya,dia takkan pernah sedetikpun menhentikan godaan untuk mengajakmu menjadi teman abadinya …..
“ha ha ha terkekeh tuan setan “..sudahlah kau takkan mampu menandingiku,sesekali bersahabatlah,..masih banyak waktu kita bisa bermain-main dulu “penuh rayu tuan setan mengajak..
Tidak-tidak mungkin anakku akan terpengaruh dengan segala bujuk rayumu,..telah kutanamkan Tauhid di Hatinya telah kualiri darahnya dengan kalimah “Laillahaillallah Muhammaddar Rasulallah” setiap tarikan nafasnya adalah zikirullah,kutundukan pandangannya terhadap yang haram kututup telinganya dari nyanyian yang melenakan

“kau takkan berhasil tipu daya ku dan bujuk rayuku akan selalu ada sampai nafas kalian terhenti,..kata tuan setan sambil menghilang dan pergi

Dimana Kau Simpan Alqur'an mu

Posting by Adya's 9.25.2010

Saya tersentak.kutaruh dimana Alqur’an selama ini Tiba-tiba saya merasa harus menemukan Al-Quran milik saya yang entah masih ada atau jangan-jangan sudah kujual bersama kumpulan buku-buku bekas, di mana kutaruh,dimana tanyaku bingung, Saya terus mencari. Di manakah saya menyimpan Al-Quran saya? Saya membongkar isi lemari,ijasah yang kubanggakan pun kubuka kalau-kalau terselip diantaranya ,buku-buku iptek dan sains yang tersusun rapi pun kubuka satu persatu siapa tahu ada Alqu’anku terselip,lemari pakaian ya lemari itu siapa tau ada dibawah lipatan baju….ah tidak juga ada Di manakah Al-Quran saya? Saya mulai resah mencari di mana Al-Quran saya.
Akhirnya saya menyerah. Saya tak menemukan Al-Quran saya di mana-mana di setiap sudut rumah saya!

Saya menangis. Dada saya berguncang. Setan tertawa. “Jadi, mengapa kau mesti mengutuk mereka yang menyia-nyiakan dan merendahkan Al-Quran sementara kau sendiri melakukannya—diam-diam?” katanya sekali lagi. Terasa perih mengaliri dada saya, mendesir gamang ke seluruh persendian tulang

Saya ingat ya ingat gudang belakang dengan bergegas saya bangkit hampir tersungkur, saya berlari menuju gudang belakang, membuka pintunya, lalu menyaksikan tumpukan barang-barang bekas yang usang dan berdebu. Sebuah kotak tersimpan di sudut ruang gudang, saya segera ingat di situlah saya menaruh buku-buku bekas yang sudah tua dan tak terbaca. Seketika saya hamburkan isi kotak itu, membersihkannya dari debu, dan akhirnya… saya mendapatkannya: Al-Quran saya!

Saya menatap Al-Quran saya dengan tatap mata rasa bersalah. Saya mengusap-usapnya, meniupnya, membersihkannya dari debu yang melekat di mushaf tua itu. Kemudian Saya mendekapnya erat-erat—mengingat masa kecil saya belajar mengeja huruf hijaiyyah, menghafal surat Al-Fatihah… “Astagfirullahaladzhim…” ya Rabb ampuni saya yang telah menyia-nyiakan firmanMU, tiba-tiba dada saya bergemuruh, air mata saya menderas

Kalupun mengingat peristiwa pembakaran Alqur’an yang telah membuat marah semua umat Islam didunia tapi kenapa kita sendiri telah menyia-nyiakan …. “Jadi, kenapa kita mesti marah saat ada orang yang membakar dan menginjak-injak Al-Quran?” kemudian setan pun tertawa. “Menggelikan..sekali…” Mengapa kau mesti marah sedangkan kau sendiri tak memperdulikannya selama ini?”
Setan tertawa lepas. “Bakar saja Al-Quranmu!” katanya lagi, “Bukankah ia tak berguna lagi bagimu?” nada bicaranya mengejek
“Jika pendeta yang membakar Al-Quran itu mengatakan bahwa Al-Quran adalah buku yang penuh kebencian, bukankah mereka hanya menilainya dari perilaku yang kalian tunjukkan? Bila mereka mengira Al-Quran hanyalah kitab omong kosong dan Muhammad yang membawanya hanya nabi palsu yang berbohong tentang firman, bukankah itu karena kau kita kalian semua tak pernah sanggup menunjukkan keagungan dan keindahannya? Bahkan menyia-nyiakan…coba-coba kita jelaskan

“Jangankan menunjukkan keindahan dan keagungan Al-Quran, membacanya pun kita tidak Jangankan menaklukkan musuh Tuhan sementara menaklukkan dirimu sendiri pun kita tak sanggup…!! Al-Quran tak pernah mengajarkan permusuhan dan kebencian, Al-Quran tak pernah mengajarkan hal-hal yang buruk, lalu kenapa kau terus-menerus melakukannya? Al-Quran selalu mengajarimu kebaikan, mengapa kau tak pernah mau mengikutinya? jangankan mengikuti petunjuknya, memahami dan membacanya pun kita tidak!
Mengapa kau tak memarahi dirimu sendiri saat kau menyia-nyiakan Al-Quranmu? Ini bukan semata-mata soal pendeta yang membakar Al-Quran, ini bukan semata-mata soal pelecehan terhadap institusi agama kita, ini bukan semata-mata soal permulaan dari sebuah peperangan antar-agama, ini semua tentang kita yang selama ini menyia-nyiakan Al-Quran, tentang kita yang secara laten dan sistematis menyiapkan api dan bensin dari perilaku burukmu untuk menunggu Al-Quran dibakar lidah waktu yang meminjam tangan orang-orang yang membenci agama kita!! Mereka tak akan berani membakar Al-Quran, kitab sucimu itu, kalau saja selama ini kau sanggup menunjukkan nilai-nilai agung yang dibawa Nabimu, nilai-nilai kebaikan yang termaktub dalam teks suci kitab yang difirmankan Tuhanmu! Maka bila kita tak sanggup menggemakan Quran amanat nabi Muhammad ke segala penjuru, tak sanggup menerima cahayanya dengan hatimu,maka jangan salahkan mereka yang berbuat,menghancurkan kita menginjak-injak agama kita,..coba Tanya diri kita dimana Alqur’an selama ini kita simpan..??

“Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Bacalah!”
“Biarkanlah mereka membakar mushaf sebab Al-Quran bukanlah kertas yang bisa mereka bakar. Bacalah Al-Quran hingga suaranya terdengar oleh hatimu, bergema di seluruh ruang kesadaranmu, maka kau tak akan kecewa mendapati mushaf-mushaf yang terbakar atau ayat-ayat yang teronggok di ruangan-ruangan tua berdebu buku. Sebab Al-Qur’an bukanlah mushaf, Al-Quran adalah semesta, nama di luar kata! Maha benar Allah dengan segala firman-Nya.”

(Perisitiwa pembakaran Alqur’an yang dilakukan pengikut Pendeta Terry Jones. Pendeta Bob Old bersumpah melaksanakan aksinya membakar Al-Quran. Bersama Pendeta Danny Allen)